Sabtu, 10 Maret 2018

Manfaat Daun Sirih

DAUN SIRIH – Sirih atau kalau bahasa Latinnya Piper betle adalah tumbuhan asli dari negara kita yaitu Indonesia yang tumbuh dengan cara merambat atau bersandar pada batang pohon yang lain.  Pada umumnya buah dan daunnya bisa dikunyah dengan tembakau, pinang, gambir serta kapur.
Sirih termasuk dari tanaman obat (fitofarmaka) sangat berguna untuk kehidupan dan setiap upacara adat rumpun Melayu.
Di Indonesia sendiri, sirih termasuk flora khas dari daerah Kepulauan Riau. Masyarakat Kepulauan Riau sendiri sangat antusias terhadap budayanya seperti upacara makan sirih terlebih ketika diadakan upacara penyambutan tamu dan memakai sirih untuk obat setiap jenis penyakit. Meskipun begitu, tanaman sirih sering kita jumpai di seluruh Indonesia hanya digunakan atau sekedar untuk tanaman hias.
Daun sirih adalah salah satu jenis daun yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Bahkan dari sejak zaman dahulu nenek-nenek kita menggunakan daun sirih untuk menyirih. Kegiatan menyirih ini dapat dilakukan dengan mengunyah daun sirih selama beberapa waktu. Tujuannya tentunya untuk menjaga kesehatan tubuh kita secara keseluruhan. Ketika dicoba menjalani hal ini tahukah Anda bahwa rasa daun sirih saat menyirih memiliki rasa sedikit pedas dan makin lama makin terasa bau serta rasa yang khas. Untuk itu alangkah baiknya jika Anda menggunakan daun sirih untuk menjaga kesehatan tubuh kita.

Kandungan Dan Manfaat
Minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur. Sirih berkhasiat menghilangkan bau badan yang ditimbulkan bakteri dan cendawan. Daun sirih juga bersifat menahan perdarahan, menyembuhkan luka pada kulit, dan gangguan saluran pencernaan. Selain itu juga bersifat mengerutkan, mengeluarkan dahak, meluruhkan ludah, hemostatik, dan menghentikan pendarahan. Biasanya untuk obat hidung berdarah, dipakai 2 lembar daun segar Piper betle, dicuci, digulung kemudian dimasukkan ke dalam lubang hidung. Selain itu, kandungan bahan aktif fenol dan kavikol daun sirih hutan juga dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan hama penghisap.
Kegunaan

1. Menghilangkan Bau Badan


Salah satu khasiat daun sirih adalah untuk menghilangkan bau badan akibat bakteri dan jamur. Daun sirih mengandung minyak atsiri berupa kavikol. Kandungan ini berfungsi sebagai disinfektan dan anti jamur yang dapat membantu menghilangkan bau badan.


Cara menggunakan daun sirih untuk menghilangkan bau badan adalah:

Rebus 5 lembar daun sirih ke dalam 2 gelas air
Minum air rebusan daun sirih setiap harinya
Bakteri penyebab bau badan akan mati dan enggan berkembang di tubuh.

2. Mencegah Penyakit Kanker


Pada daun sirih terkandung bahan kimia bernama flavonoid, polifenol, dan alkaloid. Ketiga zat tersebut berfungsi sebagai antioksidan dan anti inflamasi yang dapat mencegah zat-zat asing masuk dan merusak sel tubuh. Kandungan tersebut juga sangat efektif untuk mencegah kanker tumbuh.


Berikut adalah cara menggunakan daun sirih untuk mencegah penyakit kanker:


Rebus beberapa lembar daun sirih dengan air sampai mendidih

Dinginkan selama kurang lebih setengah jam
Setelah dingin, tambahkan gula jawa atau gula batu untuk memberikan sedikit rasa manis
Minum air rebusan daun sirih tersebut setiap harinya untuk membunuh zat-zat asing penyebab kanker.

3. Mengatasi Keputihan Dan Membersihkan Daerah Kewanitaan


Semua wanita pasti pernah mengalami keputihan dan merupakan hal lumrah yang terjadi pada wanita. Terdapat banyak sekali jenis keputihan, ada yang normal maupun tidak normal. Namun, terkadang keputihan bisa jadi adalah gejala penyakit kanker rahim yang mengancam kesehatan.


Beberapa jenis keputihan juga merupakan tanda tumbuhnya jamur tidak baik di daerah kewanitaan.


Salah satu manfaat daun sirih adalah untuk menghilangkan keputihan dan membersihkan daerah kewanitaan. Selain untuk menghilangkan bau badan, senyawa kavikol pada daun sirih juga bermanfaat untuk mematikan jamur penyebab keputihan. Agar terhindar dari keputihan, gunakan rebusan air daun sirih yang sudah didinginkan untuk membasuh bagian kewanitaan setiap hari.


4. Mengobati Luka Luar



Pada zaman dulu, orang-orang menggunakan daun sirih sebagai penyembuh luka dan menghentikan pendarahan.
Pengobatan alami yang sering dilakukan saat mengalami mimisan adalah dengan menyumbat lubang hidung menggunakan gulungan daun sirih yang sudah dibersihkan.
Untuk mengobati luka luar dan menghentikan pendarahan luka luar, daun sirih juga sering digunakan. Berikut adalah cara menggunakannya:
  1. Tumbuk beberapa helai daun sirih hingga halus
  2. Oleskan pada luka luar
  3. Jika ingin, bungkus luka menggunakan perban
Pengobatan dapat dilakukan terus menerus hingga luka sembuh.
Resep turun temurun dari nenek moyang tersebut bukan tanpa alasan.
Daun sirih memiliki kandungan styptic yang dapat menghentikan pendarahan. Selain styptic, daun berwarna hijau ini juga memiliki kandungan vulnerary dan minyak atsiri yang dapat menyembuhkan luka dan mencegah infeksi.

5. Menyehatkan Gigi Dan Menyembuhkan Sariawan



Pada zaman dulu seringkali para kakek nenek mengunyah daun ini untuk membersihkan gigi mereka. Saat mengunyah daun sirih seringkali gigi mereka jadi terlihat berwarna kemerahan.
Meskipun kelihatannya aneh, tetapi cara tersebut terbukti dapat membuat gigi mereka kuat dan tidak mudah berlubang.
Kandungan kavikol pada daun sirih dapat membunuh bakteri-bakteri pada mulut. Jadinya, Anda akan mendapatkan gigi yang sehat, mulut terbebas dari bau dan sariawan.

Mengunyah daun sirih adalah cara tradisional yang digunakan pada zaman dulu. Cara yang lebih mudah adalah: Anda hanya perlu berkumur menggunakan air rebusan daun sirih untuk mendapatkan manfaatnya.

Source : (www.sayanda.com)

Senin, 19 Februari 2018

Manfaat Daun Kelor Bagi Kesehatan

Anda Sudah tahu apa itu daun kelor ? Mungkin anda pernah mendengar peribahasa mengenai ” DUNIA TAK SELEBAR DAUN KELOR “.
Ungkapan tersebut mungkin tidak asing di telinga kita, ungkapan tersebut menunjukan bahwa ukuran daun kelor ini berukuran kecil.
Namun meskipun ukuranya kecil, Daun ini ternyata memiliki banyak khasiat dan manfaat untuk kesehatan loh. Daun ini juga sudah digunakan sejak ratusan tahun yang lalu sejak jaman nenek moyang kita terdahulu.
Sebelum mengupas Manfaat daun kelor, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu tentan daun kelor ini lebih dekat.

Sekilas Tentang Daun Kelor

Khasiat Daun KelorDaun Kelor merupakan yang berasal dari suku Moringaceae, bernama latin moringa oleifera, dikenal juga dengan sebutan merunggai atau moringa di barat. Kelor banyak tumbuh di kawasan Afrika Barat, Amerika Selatan, Asia seperti India, Filipina, dan tentu saja Indonesia.
Secara mitos, daun kelor dipercaya bisa digunakan untuk melunturkan ilmu hitam, atau penangkal santet. Di beberapa daerah, masyarakat mengonsumsi daun kelor sebagai sayuran.
Namun, secara ilimiah, tumbuhan yang memiliki ketinggian antara 7—11 meter dan banyak tumbuh di beberapa daerah di Indonesia ini memiliki manfaat lain untuk kesehatan. Dan, daun kelor juga mengandung senyawa-senyawa yang menutrisi tubuh.
Moringa oleifera , juga dikenal sebagai pohon lobak, pohon ben, atau pohon pari, adalah pohon kecil dari India, Pakistan, dan Nepal yang telah digunakan sejak beberapa generasi di negara-negara Timur untuk mengobati dan mencegah penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, anemia, Arthritis, penyakit hati, dan gangguan pernafasan, kulit, dan pencernaan.
Manfaat Daun Kelor yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber menyebutkan, jika mengkonsumsi sayuran ini setara dengan tujuh belas kali kalsium dalam susu, lima belas kali pottasium yang ada dalam pisang, sepuluh kali vitamin A yang terkandung dalam wortel , sembilan kali protein yang ada dalam segelas yoghurt hingga Mengandung vitamin C tujuh kali lipat daripada jeruk.

Khasiat Dan Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan

⇒ Untuk Melawan Radikal Bebas Dalam Tubuh

Di dalam daun kelor terdapat kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Antioksidan dapat melawan radikal bebas, molekul yang menyebabkan stres oksidatif, kerusakan sel, dan pembengkakan.
Daun kelor mengandung antioksidan yang disebut flavonoid, polifenol, dan asam askorbat pada daun, bunga, dan biji.
Sebuah studi menemukan bahwa ekstrak daun kelor memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi, kapasitas pembilasan radikal bebas, dan penghambatan oksidasi lipid, protein, dan DNA lebih tinggi daripada bunga dan biji.
Ini berarti mencegah kerusakan dan degradasi yang menyebabkan radikal bebas di sel-sel dari berbagai organ dalam tubuh, menjaga agar tetap sehat dan berfungsi sebaik mungkin.

⇒ Untuk Mengatasi Peradangan Pada Tubuh

Peradangan dapat menyebabkan penyakit kronis seperti diabetes, masalah pernafasan, penyakit kardiovaskular, artritis, dan obesitas.
Daun kelor dapat mengurangi peradangan dengan menekan enzim peradangan dan protein dalam tubuh, dan konsentrat . Daun Kelor secara signifikan dapat menurunkan peradangan pada sel.

⇒ Dapat Membantu Mengurangi Gejala Penyakit Diabetes

Bubuk daun kelor telah efektif dalam mengurangi kadar lipid dan glukosa dan mengatur stres oksidatif pada pasien diabetes, yang berarti menurunkan gula darah dan kolesterol dan meningkatkan perlindungan terhadap kerusakan sel.

⇒ Dapat Mendukung Kesehatan Otak

Daun kelor mendukung kesehatan otak dan fungsi kognitif karena aktivitas antioksidan dan neuro-enhancer. Ini juga telah diuji sebagai pengobatan untuk penyakit Alzheimer dengan hasil awal yang baik .
Kandungan vitamin E dan C yang tinggi melawan oksidasi yang menyebabkan degenerasi neuron, memperbaiki fungsi otak. Ini juga mampu menormalisasi serotonin, dopamin, dan noradrenalin neurotransmitter di otak, yang memainkan peran kunci dalam memori, mood, fungsi organ, respons terhadap stimulus seperti stres dan kesenangan, dan kesehatan mental , misalnya dalam depresi dan psikosis.

⇒ Dapat Menyehatkan Mata

Kandungan vitamin A dengan kadar 15 kali dari wortel, membuat sayur ini sangat bermanfaat bagi kesehatan mata. Mengkonsumsi daun kelor bisa membuat mata tetap sehat dan jernih. Bahkan dengan cara tertentu, seperti direbus dan sebagainya, sayuran ini bisa untuk mengatasi sakit mata.

⇒ Dapat Mencegah Kanker.

Kanker merupakan penyakit yang cukup berbahaya. Namun, jangan khawatir, antioksidan tinggi yang ada dalam Daun Kelor bisa mencegah penyakit mematikan itu. Tak hanya menghambat sel kanker, beberapa ilmuwan menyebut jika mengkonsumsi daun ini bisa membunuh sel kanker hingga ke akarnya.

⇒ Dapat Melindungi Hati

Daun kelor mengandung konsentrasi tinggi polifenol dalam daun dan bunga yang melindungi hati terhadap oksidasi, toksisitas, dan kerusakan.
Daun kelor dapat mengurangi kerusakan hati dan fibrosis dan oksidasi balik di hati. Minyak kelor juga dapat mengembalikan enzim hati ke tingkat normal , mengurangi stres oksidatif, dan meningkatkan kandungan protein di hati.
Hati bertanggung jawab untuk detoksifikasi darah, produksi empedu, metabolisme fruktosa, metabolisme lemak, dan pengolahan nutrisi, dan hanya dapat memenuhi fungsi ini dengan bantuan enzim hati, jadi penting mereka bertahan pada tingkat normal. Misalnya, kadar enzim hati yang lebih rendah dapat mengganggu kemampuannya untuk menyaring darah.

⇒ Dapat Mempercepat Penyembuhan Luka

Daun kelor memiliki khasiat pembekuan darah di daun, akar, dan biji yang bermanfaat untuk penyembuhan luka dan dapat mengurangi waktu pembekuan , yang berarti mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk goresan, luka, atau luka untuk menghentikan perdarahan.

⇒ Mampu Merangsang Produksi Asi

Banyak ibu menyusui yang rutin mengkonsumsi daun katuk untuk meningkatkan produksi ASI namun hanya sedikit yang mengetahui bahwa daun kelor juga memiliki fungsi yang sama dengan daun tanaman katuk.
Studi membuktikan bahwa daun kelor mengandung senyawa Galactagogues yang mampu merangsang produksi hormon prolaktin pada ibu yang baru melahirkan. Hormon prolaktin adalah hormon yang berperan dalam produksi ASI dalam tubuh seorang wanita.
Daun kelor dapat diberikan pada ibu yang baru melahirkan setelah 3 hari untuk merangsang produksi ASI. Daun kelor juga direkomendasikan untuk dikonsumsi bagi ibu menyusui yang sulit mengeluarkan ASI dan ingin memberikan ASI ekslusif kepada bayinya tanpa tambahan susu formula.
Manfaat daun kelor tidak bisa dianggap sepele, kandungan nutrisinya dapat sangat membantu dalam proses penyembuhan. Anda dapat mengkonsumsi daun kelor sebagai sayuran atau mengkonsumsinya dalam bentuk ekstrak daun kelor.
Ada baiknya sebelum mengkonsumsi daun kelor, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang biasa menangani anda.
Jangan Lupa Di Bagikan Ya ðŸ™‚